Pelantikan DKP Penggalang SMP Negeri 2 Bandungan Satu Atap

Berisi tentang Moment Pelatihan DKP Seduba

Kunjungan BBPMP Jawa Tengah

Berisi Tentang Hasil monitoring BBPMP Jawa Tengah Terkait Bimtek Sumberdaya Sekolah

Peringatan Haornas 2023 Bersama

Kompetisi Futsal Antar jenjang Seri Putra dan putri.

Berkreasi dan Menginspirasi Bersama Celosia

Kunjungan Bersama Belajar Kreativitas hasil Budaya di Bumi Serasi.

Senin, 16 Maret 2026

GALERI FOTO 2026

 








 


Kegiatan Semarak Ramadhan SEDUBA yang diadakan pada bulan ramadhan ini dilaksanakan dengan beberapa agenda kegiatan salah satunya dengan adanya kegiatan tadarus bersama, perlombaan kaligrafi, tartil qur'an dan pidato. Dalam agenda tersebut juga diakhiri dengan adanya kegiatan tausiyah yang disampaikan oleh Bapak Sugiyanto, SPd.I., M.Pd.,Gr. (Guru Pendidikan Agama Islam SMK N 1 BAWEN) mengenai keberkahan bulan ramadhan yang dimana di dalamnya terdapat banyak ladang pahala kepada seluruh manusia yang mau mengerjakan kebajikan. Harapan dalam kegiatan tersebut adalah semua murid dapat menjalankan ibadah keagamaan di  bulan Ramadhan dengan lebih giat dan lebih khusuk lagi. 









































 

 


Kegiatan Semarak Ramadhan SEDUBA adalah agenda di bulan ramadhan yang diadakan di sekolah, dalam kegiatan ini ada beberapa kegiatan diantaranya motivasi dan sosialisasi dari Polsek Bandungan berkaitan dengan pembinaan karakter sebagai upaya preventif yang diadakan sekolah untuk menghindari terjadinya kenakalan remaja yang mungkin dilakukan oleh para murid. Selain itu pihak polisi juga mengajak seluruh elemen sekolah untuk saling menjaga dan mengarahkan kepada murid untuk selalu bertindak baik. Dalam kesempatan tersebut pihak kepolisian juga menghimbau anak" tidak keluar larut malam atau berkumpul dengan orang" yang dapat memicu tindakan kriminal. 





Kegiatan Semarak Ramadhan SEDUBA merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan, dalam kegiatan ini pihak sekolah melalui OSIS dan DKP Pramuka mengadakan salah satu kegiatan berbagi takjil di jalan di sekitar sekolah. Dalam kegiatan ini ada sekitar 400 takjil makanan ringan yang dibagikan oleh pihak sekolah terhadap para pengendara jalan yang lewat. Kegiatan ini diharapkan sebagai upaya untuk melatih murid dalam bersedekah dan kepedulian terhadap sesama. Semoga dalam kegiatan ini dapat menjadikan hal kebaikan.






 

Minggu, 01 September 2024

Kegiatan Upacara Bendera di SMP Negeri 2 Bandungan yang di hadiri oleh Bapak Koramil dan Bapak Kapolsek Desa Bandungan


Upacara bendera dengan bapak Koramil Bandungan. Dalam kegiatan tersebut peserta didik diajak untuk memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan juga jiwa bela negara yang tinggi

upacara bendera dengan bapak Kapolsek Bandungan. Dalam kegiatan tersebut peserta didik untuk bersama sama menjaga kenyamanan dan ketertiban di lingkungan bandungan dengan tidak mengikuti balap liar, tawuran dan kegiatan yang dapat merugikan peserta didik. Selain itu pembina upacara juga menyampaikan perlunya untuk tidak melakukan bulying terhadap siapapun.








Penyerahan Penghargaan Lomba oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bandungan Satu Atap kepada siswa yang mendapatkan prestasi

 

Penyerahan hadiah juara perlombaan fashion show siborinyang diadakan di desa kenteng atas nama Danung kelas 8c


Penyerahan piala juara Mapsi tingkat rayon 3. Juara lomba menggambar kaligrafi diraih atas nama Anisa kelas 7 . Semoga memotivasi untuk rekan" lainnya dalam berprestasi.

Penyerahan di lakukan diwaktu Upacara Bendera hari Senin dan di serahkan langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bandungan Satu Atap , semoga prestasi yang di peroleh Danung dan Anisa ini dapat membuat siswa siswi yang lain juga berprestasi dalam bidang apapun. 



Peringatan 17 Agustus di SMP Negeri 2 Bandungan Satu Atap

**Upacara Bendera Meriah di Lapangan Bola Palbapang** 

Pagi itu, di lapangan bola palbapang menjadi saksi dari peringatan yang khusyuk. Para siswa berkumpul di lapangan, mengikuti upacara bendera dengan khidmat. Bendera Merah Putih berkibar dengan gagah di tengah-tengah sekolah, menandakan kebesaran dan kemerdekaan bangsa Indonesia. Para guru dan siswa dengan penuh kehormatan melantunkan lagu kebangsaan, "Indonesia Raya," yang menggema sepanjang lapangan.

 **Suasana Antusias di SMP Negeri 2 Bandungan**

Pada peringatan 17 Agustus di SMP Negeri 2 Bandungan, suasana sekolah dipenuhi dengan semangat kemerdekaan yang membara. Dari pintu gerbang hingga ke kelas-kelas, terlihat dekorasi merah putih yang memperindah seluruh area sekolah. Para siswa dan guru terlihat mengenakan pakaian merah putih dengan berbagai aksesori bernuansa merdeka.
Peringatan 17 Agustus di SMP Negeri 2 Bandungan tidak hanya sekadar upacara bendera, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lomba yang menggugah semangat kompetisi dan kebersamaan di antara siswa. Mulai dari lomba makan kerupuk, lomba joget , hingga lomba estafet air, semua kegiatan ini diadakan untuk memupuk rasa nasionalisme dan kreativitas di kalangan pelajar.


Peringatan 17 Agustus di SMP Negeri 2 Bandungan tidak hanya memberikan kesan melalui lomba dan upacara, tetapi juga melalui kegiatan pembelajaran khusus. Guru-guru berusaha menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di hati setiap siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan bahwa generasi muda dapat menghargai makna kemerdekaan dan terus menerus berkontribusi untuk kemajuan bangsa.




Dengan semangat kemerdekaan yang membara, peringatan 17 Agustus di SMP Negeri 2 Bandungan tidak hanya menjadi sebuah acara, tetapi juga sebagai wadah untuk memupuk rasa nasionalisme, gotong royong, dan kebersamaan di kalangan siswa. Melalui berbagai kegiatan dan lomba, sekolah ini berhasil menciptakan momen berharga yang tak terlupakan dan meninggalkan kesan mendalam tentang arti sebenarnya dari kemerdekaan. Semoga semangat ini terus berkobar di hati setiap siswa, menjadi pendorong untuk mengukir prestasi dan kebanggaan bagi bangsa Indonesia ke depan.


Pelantikan Dewan Kerja Pramuka (DKP) SMP NEGERI 2 BANDUNGAN SATU ATAP

  


SMP N 2 Bandungan baru-baru ini menyelenggarakan acara pelantikan Dewan Kerja Pramuka (DKP) sebagai bagian dari upaya mereka untuk membentuk generasi yang berwawasan kepemimpinan dan berjiwa sosial. Acara ini tidak hanya menjadi momentum penting dalam kalender sekolah, tetapi juga membawa dampak positif bagi siswa yang terlibat.


 

Acara dimulai dengan seremoni pembukaan yang penuh semangat, dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan pihak sekolah. Suasana haru dan kebanggaan terpancar dari wajah-wajah siswa yang telah terpilih menjadi bagian dari DKP Pramuka.

Setelah pembukaan, anggota DKP Pramuka yang baru terpilih diperkenalkan secara resmi. Masing-masing anggota diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan visi dan misi mereka dalam menjalankan tugas baru ini.





Setelah sumpah dan janji, setiap anggota DKP Pramuka menerima tanda pengenal dan dilantik secara simbolis sebagai tanda resmi penugasan. Pengenalan tugas dilakukan untuk memastikan bahwa mereka memahami tanggung jawab mereka dalam mendukung kegiatan Pramuka di sekolah.




Acara pelantikan juga dimeriahkan dengan kehadiran pemimpin tamu, seperti seorang pembina Pramuka tingkat daerah atau tokoh masyarakat yang memiliki pengalaman dalam kepemimpinan. Pemimpin tamu memberikan inspirasi dan motivasi kepada anggota DKP Pramuka untuk menjalankan tugas mereka dengan baik.

Sebagai bagian dari acara, diadakan juga sesi sosialisasi mengenai program kepemimpinan dan pelatihan yang akan diikuti oleh anggota DKP Pramuka. Ini mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengasah keterampilan kepemimpinan mereka.


Perkemahan Penggalang Pramuka tingkat Kwartir Ranting Bandungan

Keikutsertaan peserta didik SMPN 2 Bandungan Satu Atap dalam kegiatan perkemahan Penggalang Pramuka tingkat Kwartir Ranting Bandungan yang diselenggarakan di lapangan Jimbaran pada tanggal 13-14 Agustus 2023, selain itu peserta didik menyaksikan upacara renungan ulang janji kepramukaan dan mengikuti kegiatan upacara peringatan hari Pramuka di tanggal 14 Agustus 2023.

 




Perkemahan Penggalang di Kwartir Ranting Bandungan bukan hanya sekadar acara rekreasi, tetapi juga merupakan kesempatan untuk pengembangan pribadi dan pembelajaran yang berarti. Para penggalang berpartisipasi dalam beragam kegiatan pendidikan dan kepramukaan, seperti belajar teknik berkemah, pertolongan pertama, pemahaman tentang lingkungan, dan keterampilan bertahan hidup. Semua pelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan keterampilan praktis para penggalang.

Perkemahan Penggalang di Kwartir Ranting Bandungan juga mencakup berbagai kegiatan petualangan outdoor yang menantang, seperti hiking, berkuda, panjat tebing, dan berorientasi. Kegiatan-kegiatan ini memberikan kesempatan kepada penggalang untuk merasakan keindahan alam, mengatasi rintangan, dan mengembangkan ketahanan fisik.



Selain kegiatan luar ruangan, perkemahan ini juga menekankan pentingnya seni dan budaya. Penggalang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pertunjukan seni, seperti tari, drama, atau musik, dan untuk memahami serta menghargai keanekaragaman budaya di Indonesia. Ini adalah cara untuk memupuk rasa nasionalisme dan penghormatan terhadap warisan budaya kita.

Perkemahan Penggalang juga merupakan tempat yang ideal bagi penggalang untuk memperluas jaringan sosial mereka. Mereka bertemu dengan rekan-rekan dari berbagai sekolah dan daerah, yang dapat menginspirasi mereka dan membuka pintu untuk pertemanan yang berharga.

Perkemahan Penggalang di Kwartir Ranting Bandungan adalah pengalaman yang mengesankan bagi semua peserta. Kenangan tentang kegembiraan di malam api unggun, petualangan di alam terbuka, teman-teman yang solid, dan pelajaran berharga akan membekas dalam ingatan para penggalang selama bertahun-tahun yang akan datang.

Perkemahan Penggalang di Kwartir Ranting Bandungan adalah ajang untuk penggalang Pramuka menggali potensi mereka, memperluas wawasan, dan menciptakan kenangan tak terlupakan. Acara ini mendorong pengembangan karakter dan keterampilan yang akan berguna sepanjang hidup mereka. Semoga acara ini terus berlanjut dengan sukses dan terus memotivasi para penggalang untuk menjadi pemimpin masa depan yang tangguh.

Lomba Fashion Show di Festival Shibori

 

Shibori adalah teknik pewarnaan kain yang berasal dari Jepang, yang dikenal dengan pola unik yang dihasilkan melalui berbagai metode pengikatan dan penyekatan. Festival Shibori telah memadukan seni ini dengan mode untuk menciptakan panggung mode yang menakjubkan. Lomba fashion show merupakan upaya untuk memadukan estetika Shibori yang tradisional dengan kreasi kontemporer, menjembatani kesenian dan mode dengan cara yang menarik dan inovatif.

Lomba Fashion Show di Festival Shibori adalah salah satu contoh bagaimana festival ini terus berkembang dan menghadirkan pengalaman yang beragam bagi pengunjungnya. Dengan melintasi batas antara seni tradisional dan mode modern, festival ini menunjukkan betapa berlimpahnya budaya dan kreativitas yang bisa ditemukan di dalamnya.

Lomba fashion show di Festival Shibori menarik peserta dari berbagai siswa-siswi yang bersekolah di Kecamatan Bandungan , banyak peserta yang berbakat mengikuti ajang tersebut. Para peserta diberikan tugas untuk mengintegrasikan motif dan teknik Shibori ke dalam karya desain mereka. Hasilnya adalah koleksi pakaian yang memukau yang menggabungkan unsur-unsur tradisional dan modern, menciptakan tampilan yang mempesona.

SMP Negeri 2 Bandungan Satu Atap mengirimkan 3 anak untuk mengikuti lomba Fashion Show dan Alhamdulillahnya salah satu siswa SMPN 2 Bandungan Satu Atap meraih juara 1 atas nama Danung kelas 8 C dalam rangka festival Shibori Desa Kenteng.

Semoga prestasi yang di peroleh Danung ini dapat menginspirasi siswa-siswi lain agar lebih bisa menunjukan bakat dan prestasinya di dalam bidang apapun.

Keikutsertaan Pihak SMPN 2 BANDUNGAN SATU ATAP dalam kegiatan karnaval yang diadakan oleh Kec. BANDUNGAN

Pada Hari/Tgl. : Selasa, 22 Agustus 2023. seluruh siswa dan Guru SMPN 2 BANDUNGAN SATU ATAP mengikuti karnaval yang di adakan pemerintah Desa Bandungan, peserta yang mengikuti karnaval sebanyak 37 peserta dan SMPN2 BANDUNGAN SATU ATAP sendiri berada di barisan nomor 14.

URUTAN PESERTA KARNAVAL SEDUBA 

1. Pembawa spanduk SMPN 2 BANDUNGAN

2. Pembawa gambar Pancasila, Presiden dan Wakil Presiden

3. Pembawa Bendera merah putih

4. Pasukan Profesi dan Pakaian Adat

5. Penari Pelajar Pancasila

6. Pasukan OSIS

7. Pasukan Fashion Show Shibori

8. Pasukan Prakarya, gaun dari plastik

9. Pasukan pramuka

10. Pasukan Ekstrakurikuler (Futsal)

                                                 


Bandungan, sebuah kota kecil yang terletak di lereng pegunungan di Jawa Tengah, menyimpan rahasia budaya yang mengagumkan yang merayakan kreativitas dan keragaman. Setiap tahun, ribuan orang dari berbagai latar belakang berkumpul untuk mengikuti Karnaval Bandungan yang luar biasa, sebuah acara yang memadukan keindahan tradisi dan ekspresi modern.

Sebuah keistimewaan utama dari Karnaval Bandungan adalah keanekaragaman warna-warna cerah yang memenuhi jalan-jalan kota. Peserta karnaval, yang datang dari berbagai desa dan komunitas di sekitar Bandungan, mengenakan pakaian kreatif yang mencerminkan tradisi dan inovasi. Serambi rumah-rumah dihiasi dengan ornamen indah, dan seluruh kota menjadi semacam kanvas seni yang hidup

   

                

Banyak Warga yang melihat serta memberikan semangat kepada seluruh peserta karnaval , serta merasakan kehangatan sambutan mereka. Acara ini bukan hanya perayaan lokal, tetapi juga kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan komunitas yang ramah.    





Karnaval Bandungan adalah peristiwa tahunan yang mempesona, merayakan budaya lokal yang berwarna-warni dan kreativitas yang tak terbatas. Selama mengikuti kegiatan tersebut, kami merasa terlibat dalam pengalaman yang menggugah dan merasa beruntung dapat memahami lebih dalam keunikan budaya lokal. Karnaval Bandungan adalah bukti bahwa tradisi dan inovasi dapat bersatu dalam sebuah perayaan yang memukau dan mendalam.

Karnaval Bandungan bukan hanya perayaan budaya yang indah, tetapi juga warisan berharga yang terus dilestarikan. Wawasan dalam sejarah, kepercayaan, dan nilai-nilai budaya kota ini memberikan gambaran mendalam tentang warisan budaya Indonesia.




                



"Bersama Lawan Narkoba: Program Pencegahan Narkoba dan Kewirausahaan bagi Pemuda"

Pada tanggal 25 juli 2023 para siswa SMP NEGERI 2 BANDUNGAN mendapatkan pengalaman baru dalam kegiatan yang di lakukan oleh kakak - kakak KKN UGM, Adapun kegiatannya berupa

1.       Sosialisasi bahaya narkoba

2.       Sosialisasi terkait pupuk

3.       Sosialisasi pembuatan batik sibori


  Bahaya narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda kita. Di tengah kesempatan-kesempatan yang terbatas dan tekanan dari lingkungan sekitar, banyak anak muda yang terjebak dalam jerat narkoba. Namun, ada harapan dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi dan pelatihan kewirausahaan yang bertujuan untuk mengurangi tingkat keterlibatan anak muda dalam penyalahgunaan narkoba.

Program pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan ini memberikan alternatif yang positif bagi anak muda. Dengan memiliki tujuan yang jelas dan peluang yang nyata untuk mencapai kesuksesan, anak-anak muda cenderung fokus pada pengembangan diri mereka daripada terjerumus ke dalam dunia gelap narkoba.


Pemberdayaan ekonomi dan pelatihan kewirausahaan bukan hanya tentang mencari uang, tetapi juga tentang memahami potensi diri dan melihat masa depan yang lebih cerah. Anak-anak muda belajar bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mencapai apa pun yang mereka inginkan jika mereka bekerja keras dan memiliki tekad yang kuat.

Program pelatihan kewirausahaan ini tidak hanya memberikan anak muda peluang bisnis, tetapi juga memberikan keterampilan yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mereka belajar tentang manajemen waktu, perencanaan keuangan, pemasaran, dan sebagainya, yang tidak hanya berguna dalam dunia bisnis tetapi juga dalam hidup mereka secara umum.


Program pemberdayaan ekonomi dan pelatihan kewirausahaan adalah langkah proaktif untuk mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda. Mereka memberikan alternatif yang positif, membantu anak-anak muda mengembangkan keterampilan yang berguna, dan menginspirasi mereka untuk meraih kesuksesan. Dengan upaya ini, kita dapat memberikan generasi muda kesempatan untuk hidup bebas dari narkoba dan menciptakan masa depan yang lebih cerah.


POLDA ROAD TO SCHOOL


Kepolisian melalui polsek Bandungan mengadakan kegiatan pembinaan kepada peserta didik dengan menjadi Pembina upacara. Dalam hal tersebut Pembina upacara menyampaikan pentingnya kepada peserta didik untuk mematuhi tata tertib dan tidak melakukan berbagai macam pelanggaran bahkan melarang peserta didik tingkat  SMP untuk mengendarai sepeda motor karena belum memiliki SIM.

Sekolah adalah tempat di mana peserta didik belajar bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang nilai-nilai, etika, dan tata tertib yang penting dalam kehidupan. Salah satu aspek penting dari pengalaman sekolah adalah mematuhi tata tertib sekolah, dan ini mencakup peraturan yang berkaitan dengan transportasi peserta didik. Di banyak sekolah menengah pertama (SMP), salah satu peraturan yang cukup umum adalah larangan mengendarai sepeda motor jika peserta didik belum memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi).

Larangan ini bukan semata-mata untuk menjaga tata tertib sekolah, tetapi lebih pada aspek keselamatan. Mengendarai sepeda motor adalah kegiatan yang berpotensi berbahaya jika tidak dilakukan dengan benar. Peserta didik yang belum memiliki SIM umumnya tidak memiliki pelatihan dan pengalaman yang memadai dalam berkendara, yang dapat berujung pada kecelakaan serius. Oleh karena itu, aturan ini ditetapkan untuk melindungi peserta didik dari potensi bahaya.


Memahami Pentingnya Tata Tertib Sekolah

Menjalani tata tertib sekolah adalah pelajaran yang penting dalam mempersiapkan peserta didik untuk kehidupan di masyarakat. Mematuhi peraturan sekolah adalah tindakan yang mendidik disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran terhadap aturan yang berlaku. Ini juga membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua orang.

Mematuhi tata tertib sekolah, termasuk larangan mengendarai sepeda motor tanpa SIM, adalah langkah penting dalam membentuk peserta didik yang disiplin dan bertanggung jawab. Lebih dari itu, ini adalah tindakan yang mendukung keselamatan peserta didik. Dengan menjalani aturan ini, kita membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendidik peserta didik tentang pentingnya patuh terhadap peraturan dan tata tertib di dalam dan di luar sekolah. 





Sosialisasi Anti-Bullying, Merokok, NAPZA, dan Seks Bebas dalam Rangka Penguatan Karakteristik Peserta Didik SMPN 2 bandungan satu Atap.

Sabtu, 31 Agustus 2024. SMPN 2 Bandungan Satu Atap, salah satu sekolah yang selalu berkomitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi para siswa. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas VII dan kelas VIII SMPN 2 Bandungan Satu Atap di aula sekolah dengan mengundang pembicara ahli, Ibu Veronika, seorang psikolog ternama dari Biro Psikologi Detection Yogyakarta.

Acara ini dihadiri oleh seluruh siswa dan guru. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan bebas dari pengaruh negatif. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMPN 2 Bandungan Satu Atap, Bapak Merta Irawan, S.Pd, M.Kom, menekankan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter siswa. "Kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang mendukung perkembangan positif mereka. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa bisa lebih memahami bahaya yang mengintai di sekitar mereka dan belajar cara untuk menghindarinya, selain itu juga sebagai bekal anak-anakku kelas VIII dalam menghadapi ANBK di bulan september nanti" ungkapnya.

Dokumentasi Sambutan KS

Dalam sesi yang berlangsung selama dua jam, Ibu Veronika memaparkan berbagai isu krusial yang dihadapi remaja saat ini. Dia menjelaskan dengan rinci mengenai dampak buruk bullying, baik bagi korban maupun pelaku. "Bullying bukan hanya sekadar kekerasan fisik, tapi juga bisa berbentuk kekerasan verbal dan psikologis yang dampaknya sangat merusak," ujar Ibu Veronika. Selain itu, beliau juga menyoroti bahaya merokok dan penggunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif), yang seringkali dianggap sepele oleh remaja.

"Merokok dan penggunaan NAPZA bisa menjadi pintu gerbang menuju masalah kesehatan serius dan ketergantungan yang sulit diatasi," jelasnya. Ibu Veronika juga memberikan penekanan khusus pada pentingnya pendidikan seksual yang benar, agar remaja dapat memahami risiko seks bebas dan pentingnya menjaga diri dari perilaku berisiko.

Dokumentasi Narasumber
Sosialisasi ini tidak hanya berlangsung satu arah. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan Ibu Veronika. Salah satu siswa, bertanya tentang cara menghadapi tekanan teman sebaya yang mengajak untuk merokok. "Penting untuk memiliki keberanian menolak dan mencari teman yang memiliki nilai yang sama. Jangan takut untuk berbeda jika itu untuk kebaikan," jawab Ibu Veronika dengan penuh perhatian.

Tak hanya siswa, para guru yang hadir juga mendapatkan pencerahan dari sosialisasi ini. Mereka diingatkan akan peran penting mereka dalam mengawasi dan membimbing anak-anak mereka di rumah dan sekolah. "Kerjasama antara sekolah, orang tua, dan siswa adalah kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari pengaruh negatif," kata Ibu Veronika.

Dokumentasi Peserta sosialisasi
Acara ditutup dengan pembacaan komitmen bersama oleh seluruh siswa, guru, dan orang tua untuk menolak segala bentuk bullying, merokok, NAPZA, dan seks bebas di lingkungan sekolah. Dengan penuh harapan, SMPN 2 Bandungan Satu Atap berharap bahwa sosialisasi ini akan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran yang lebih besar di kalangan siswa untuk menjaga diri dan teman-teman mereka dari pengaruh negatif.
Dokumentasi Peserta Sosialisasi
Kegiatan ini mendapat apresiasi yang tinggi dari berbagai pihak, dan diharapkan dapat diikuti oleh sekolah-sekolah lain dalam upaya menciptakan generasi muda yang lebih baik.

Sabtu, 10 Agustus 2024

SOSIALISASI PROGRAM SEKOLAH DAN TATA TERTIB SEKOLAH (TAHUN AJARAN 2024/2025)


Tanggung jawab pendidikan melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, pendidik, orang tua, dan masyarakat. sehingga butuh komunikasi diantara pihak-pihak tersebut.

Peranan orang tua siswa sebagai patner guru dalam mendidik anak-anak tidak dapat terpisahkan. Sesungguhnya orang tualah yang memiliki peran utama dalam pendidikan sedangkan guru hanya sebagai fasilitator, pembimbing dan orang tua kedua bagi siswa di sekolah. Oleh karena itu perlu adanya komunikasi yang baik antara pihak sekolah dengan orang tua siswa agar guru dan orang tua dapat bersinergi dalam mendidik anak-anak.

Kemajuan sekolah akan sangat bergantung pada kerja sama dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan dan pemangku kebijakan sekolah. Sinergi ini terutama oleh sekolah dan komite akan mampu membuat sekolah menjadi lebih maju dan berkembang. SMP N2 Bandungan Satu Atap terus berusaha mengembangkan dan membangun sinergi dengan komite sekolah. Dalam rangka membangun hal tersebut pula, pertemuan antara komite dan sekolah akan membuat sinergi keduanya berkembang.


pemaparan program sekolah oleh kurikulum

pemaparan tata tertib sekolah oleh kesiswaan

Sosialisasi program sekolah dan tata tertib sekolah menjadi salah satu bentuk komunikasi yang dibangun oleh sekolah dengan orang tua siswa. Sosialisasi program sekolah dan tata tertib sekolah dilaksanakan oleh komite dan sekolah kepada seluruh wali siswa SMP N 2 Bandungan Satu Atap pada sabtu, 10 Agustus 2024. Sosialisasi dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan jenjang kelas, dimulai dari kelas 7 sampai kelas 9. Dengan jadwal sebagai berikut : kelas 7 ( pukul 07.30), kelas 8 (pukul 09.00), kelas 9 (10.30).

Sosialisasi ini memaparkan tentang program sekolah selama satu tahun kedepan yang disampaikan oleh pihak kurikulum dan pemaparan tata tertib sekolah yang dipaparkan oleh pihak kesiswaan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah memberikan informasi kepada orang tua siswa tentang kegiatan sekolah yang akan dilaksanakan selama satu tahun kedepan. Selain itu juga memberikan informasi terkait tata tertib yang menjadi peraturan sekolah yang harus ditaati oleh seluruh peserta didik dan warga sekolah.

Dalam kegiatan ini selain menjadi ajang pertemuan antara sekolah, komite, serta wali murid, yang juga wali murid dapat menyampaikan aspirasi, kritik maupun sarannya kepada pihak sekolah. Dengan demikian diharapkan akan terus terjalin kerjasama yang baik antara sekolah, komite dan wali murid guna mencapai kemajuan bagi sekolah dan peserta didik dalam mencapai prestasi yang tinggi sesuai dengan bakat dan minatnya.

Senin, 22 Juli 2024

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Hari Pertama di SMP N 2 BANDUNGAN SATU ATAP (TA 2024/2025)

Upacara dan pembukaan MPLS


Senin, 22 Juli 2024 merupakan hari yang istimewa bagi peserta didik baru SMP N 2 Bandungan Satu Atap. Sekolah ini mengadakan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Kegiatan ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru.

Acara MPLS dimulai dengan upacara pembukaan yang dilaksanakan di lapangan utama sekolah. Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh siswa baru maupun siswa yang telah naik ke kelas 8 dan 9, para guru, dan staf sekolah. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMP N 2 Bandungan Satu Atap, Bapak Merta Irawan, S.Pd., M.Kom, menyampaikan pentingnya kegiatan MPLS bagi para siswa baru. Beliau mengungkapkan bahwa MPLS bukan hanya sekadar kegiatan formalitas, tetapi juga merupakan langkah awal bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, teman-teman baru, serta para guru dan seluruh warga sekolah. 


kegiatan MPLS

Kegiatan MPLS di SMP N 2 Bandungan Satu Atap akan berlangsung selama 3 hari, diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan. Para siswa baru akan diperkenalkan dengan tata tertib sekolah, kurikulum, ekstrakurikuler, serta fasilitas yang ada di SMP N 2 Bandungan Satu Atap. Selain itu, mereka juga akan mengikuti berbagai kegiatan ice breaking, games, serta pengenalan lingkungan sekolah yang dipandu oleh para guru dan siswa senior.

Selain dipandu oleh para guru dan siswa senior, kegiatan MPLS ini juga bekerja sama dengan instansi-instansi yang berada dibawah pemerintahan di sekitar lingkungan sekolah, seperti puskemas Duren, TNI AD/Babinsa Bandungan, dan Sat. Binmas Polres Semarang.

Dengan dimulainya kegiatan MPLS ini, diharapkan para peserta didik baru dapat lebih siap dan termotivasi untuk menjalani kehidupan sekolah di SMP N 2 Bandungan Satu Atap. Semoga kegiatan MPLS ini dapat memberikan pengalaman yang berharga dan menjadi awal yang baik bagi perjalanan akademis mereka di SMP N 2 Bandungan Satu Atap

Selamat mengikuti MPLS, peserta didik baru SMP N 2 Bandungan Satu Atap pasti BISA! Semoga sukses dan semangat selalu!


Rabu, 31 Januari 2024

Kegiatan Penampilan Project P5

Seni tari telah menjadi ekspresi budaya yang kaya dan mendalam selama berabad-abad. Namun, di era digital saat ini, seni tari tidak hanya menjadi bentuk seni tradisional, tetapi juga menjadi elemen yang menarik dalam proyek P5 (Processing 5), platform kreatif yang menggabungkan seni dengan teknologi. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi keterampilan seni tari dan bagaimana mereka dapat diterapkan dengan kreativitas dalam proyek P5.

proyek P5 menciptakan platform yang memungkinkan penari dan pengembang bekerja sama menciptakan karya seni yang menggugah, dinamis, dan interaktif. Ini adalah langkah menuju penggabungan yang menarik antara tradisi seni dan inovasi teknologi, membuka pintu bagi eksplorasi kreatif yang lebih dalam di dunia seni tari digital.